Bagaimana peran dan pelayanan BAZNAS Provinsi NTB saat ini ?
BERITA UTAMA

Baznas Se-NTB adakan Rapat Koodinasi Daerah

Rakor ini dibuka dengan perwakilan Gubernur Nusa Tenggara Barat yang diwakili oleh Hj Ahmad Masyhuri S. H selaku Kepala Biro Kesra Setda Provinsi NTB. Pada kali ini Pak Gubernur @zulkieflimansyah berpesan"Acara ini bertujuan untuk meningkatkan pengelolaan. ZISmemili peranan yang penting dalam peningkatan kesejahteraan dan mengurangi kemiskinan di masyarakat. Diharapkan Baznas bisa mengelola Zakat dengan transparan dan amanah agar dipercaya oleh muzaki dan masyarakat.

Setelah pembukaan Rakorda, Ketua Baznas Provinsi NTB memberikan arahan terkait rakor dan capaian yang diharapkan seteah diadakannya rakorda. Selanjutnya pemaparan oleh Sekretaris Baznas Provinsi NTB Pak H Awalludin tentang Sistem dan prosedur untuk pengumpulan dan pendistribusian zakat. Sistem dan prosedur inilah yang nanti akan menjadi guide Baznas untuk meningkatkan pengelolaan Zakat di Baznas.

 

Pada hari kedua acara dilanjutkan dengan pemaparan testimoni tiga perwakilan Baznas Kab/kota yang diwakili oleh Lombok tengah,Kab Sumbawa,  dan Kota Mataram. Testimoni oleh Perwakilah Kab Lombok Tengah tentang keberhasilan peningkatan pengumpulan dan pengelolaan zakat yang pada awalnya setiap tahun 1milyar, pada tahun 2018 meningkat menjadi 13 milyar. Hal tersebut dikarenakan sering diadakannya silaturahmi dengan Bapak Bupati dan intasi pemerintah vertikal lainnya. Selain itu pimpinan kami juga dekat dengan Bapak Bupati sehingga mendorong regulasi daerah tentang pemotongan zakat bisa direalisasikan

 

Selanjtnya testimoni  dari Baznas Kab Sumbawa yang mengalami terseok-seok dalam pengelolaan organisasi nya.  Perwakilan Baznas Kb Sumbawa menginformasikan inisiatif DPRD masih setengah setengah, mereka berjanji akan membahas perda tentang pemungutan zakat di Sumbawa pada bulan Maret. Selain itu surat edaran tentang sodaqah kepada pimpinan daerah masih belum efektif. Mohon doanya semoga bisa terus bertumbuh dan lebih baik lagi.

Terakhir testimoni dari Baznas Kota Mataram yang sudah adanya perda no 5 tahun 2017 alhamdulilllah mendorong Peraturan Walikota yang saat ini masih di tindak lanjuti oleh pimpinan daerah. Dengan adanya peraturan walikota tersebut meningkatkan pengumpulan cukup signifikan walaupun masih belum efektif diterapkan di beberapa intansi terkait. Potensi Kota mataram sangat besar yaitu adanya ASN sebanyak 5710 dengan potensi zakat 6M. Semoga dapat terus meningkat dan bertumbuh bermanfaat bagi masyarakat sekitar.

Terakhir acara di tutup dengan perumusan hasil Rakorda dan menjadi rujukan untuk pengelolaan zakat. Selain itu rakorda ini juga menyusun hal-hal yang dibutuhkan oleh Baznas Kab/Kota dalam pengelolaan zakat. Jangka pendek dari Rakorda ini akan diadakn audiensi denga pemerintah setempat untuk meningkatkan silaturahmi dan pemahaman tentang zakat kepada instansi vertikal.

Galeri Foto

Jadwal Shalat

Senin, 27 Mei 2019

Imtak Mingguan

TGH. Husnuddu'at

Khalifah Umar Bin Khattab ikut berkumpul bersama jamaah dan beliau bertanya : “ bagaimana keadaan Wali Kota di “Halb” ini ( Halb adalah nama kota di Damaskus, Syiria) mendengar pertanyaan itu berbagai macam jawaban pun muncul : 
Orang pertama menjawab : “Wali Kota kami sering terlambat Masuk Kantor, datangnya siang terus setiap hari”
 

Selengkapnya

Laporan Penghimpunan

Rekening ZIS

504.03.02209.01.4
an. BAZNAS Provinsi NTB